Nama : Jonatan Putra
Kelas : 3DB07
Npm : 39113771
PENGAJUAN KREDIT MIKRO PADA BANK BRI
Pengertian Kredit
Mikro
Kredit mikro adalah
salah satu bentuk pinjaman yang akan di berikan oleh pihak bank kepada usaha
mikro yang bertujuan untuk membantu kelancaran usaha. Ini berarti berlaku untuk
pemilik usaha yang usahanya sudah berjalan. Pinjaman ini tidak berlaku untuk
pengadaan Modal Awal Usaha. Yang bisa mengajukan kredit mikro adalah usaha yang
sudah berjalan kurang lebih selama 6 bulan.
Jenis Pinjaman Kredit
Mikro Bank BRI
Menurut informasi
yang kami dapat beberapa waktu yang lalu, pinjaman kredit mikro yang disediakan
oleh pihak Bank BRI itu dibedakan menjadi 2 yaitu KUR dan KUPEDES. KUR dan
KUPEDES adalah salah satu fasilitas kredit yang disediakan oleh BRI Unit (bukan
oleh kantor cabang BRI atau bank lain) untuk mengembangkan atau meningkatkan
usaha kecil yang layak.
Perbedaan KUR dan
KUPEDES
KUR adalah pinjaman
dari mulai satu juta sampai dua puluh juta rupiah. Usaha ini adalah usaha-usaha
yang tidak terlalu besar, seperti : usaha kebab, warung-warung kecil, dan
sejenisnya. Di dalam KUR tidak ada biaya administrasi seperti biaya percetakan,
BPN, dll. Pihak pengajuan kredit hanya membayar biaya materai.
Sedangkan KUPEDES
adalah pinjaman dalam jenis usaha besar seperti usaha rumah makan, kontrakan,
dll yang memiliki keuntungan yang besar juga. Pinjaman ini dimulai dari satu
juta sampai seratus juta rupiah. Apabila sudah diatas seratus juta rupiah,itu
sudah tidak tergolong lagi kedalam jenis usaha mikro tetapi suadah berbeda lagi
jenis pinjamannya.
Untuk pinjaman diatas
seratus juta rupiah baru kita dapat mengajukan pinjaman di BRI KC Depok,
pinjaman ini biasanya diajukan oleh para perusahaan-perusahaan.
Langkah-Langkah
Pengajuan Pinjaman
Untuk langkah-langkah
pengajuan pinjaman ini ternyata tidak telalu sulit ataupun merepotkan. Di BRI
kita dapat dengan mudah mengajukan pinjaman kredit mikro, asalkan usaha yang
kita ajukan sudah berjalan kurang lebih selama 6 bulan. Mengapa harus usaha
yang sudah berjalan? Karena pinjaman ini
adalah bertujuan untuk membantu mengembangkan usaha, dan apabila usaha itu
sudah berjalan berarti usaha itu sudah bisa dibilang usaha yang sudah jelas
keberadaanya dan dapat dipercaya.
Langkah-langkahnya
adalah sebagai berikut:
1. Di BRI kita tidak
perlu menyiapkan proposal usaha, proposal usaha hanya diperlukan untuk usaha
besar ataupun pinjaman uang diatas 100 juta rupiah.
2. Siapkan
berkas-berkas yang diperlukan seperti:
a. Foto copy KTP
b. Pas photo 4x6
c. Apabila sudah
menikah, lampirkan foto copy surat nikah dan pas photo suami-istri.
d. Surat Izin Usaha
(SIUP, SITU, dll)
e. Untuk KUR : BPKB
motor/mobil
f. Untuk KUPEDES :
Surat/Akta Tanah.
3. Nasabah Pergi atau
datang ke Bank BRI Unit (karna kita adalah pengajuan mikro).
4. Temui Customer
Service.
5. Ajukan dan
jelaskan jenis pinjaman yang kita inginkan.
6. Jelaskan Usaha
yang kita punya.
7. Nasabah akan
dimintai data keterangan nasabah oleh customer service sebagai data dan untuk
pemberian informasi selanjutnya ketika ada kegiatan survei.
8. Pihak Bank akan
menginformasikan kegiatan survei setelah 2 atau 3 hari setelah pengajuan.
9. Dilakukannya
survei tempat usaha, serta rumah nasabah oleh pihak bank yang disebut dengan
mantri. Disini pihak bank akan mengecek tentang kelayakan nasabah dan kejelasan
usaha yang anda miliki.
10. Setelah proses survei,
pihak bank akan melakukan check nama nasabah di data BI CHECKING. Apakah
nasabah ini adalah nasabah yang bermasalah atau tidak.
11. Apabila di BI
CHECKING nama nasabah tidak bermasalah, data nasabah akan di kirim ke pihak
pimpinan cabang atau kepala unit untuk di approve.
12. Pihak bank akan
menghubungi nasabah apabila sudah disetujui oleh pihak pimpinan.
Mungkin hanya
informasi ini yang dapat kami sampaikan, setidaknya semoga dapat membantu bagi
kalian yang ingin mengajukan pinjaman terutama ke Bank BRI. Karena dari
beberapa proses inilah, pihak Bank BRI pun meminta maaf apabila proses pinjaman
di Bank BRI mungkin lebih lama dibandingkan dengan pihak bank lain. Pihak BRI
tidak ingin sembarangan memberikan pinjaman. Oleh karena itu, butuh proses
untuk mengesahkan tentang kelayakan usaha. Bukan hanya karena prosesnya, tetapi
ini juga dikarenakan terlalu banyaknya nasabah BRI. Terimakasih


