Nama : Jonatan Putra.P
Kelas : 3db07
Npm : 39113771
Toko komputer
dan perlengkapannya.
-
Latar
Sistem Informasi pada masa kini memiliki peranan penting
terhadap kemajuan sebuah organisasi termasuk pada dunia usaha. Masalah yang
sering muncul pada usaha dagang berskala kecil menengah antara lain pada sistem
transaksi yang masih dilakukan secara manual yaitu dengan mengandalkan kertas
untuk pengarsipan data perusahaan. Tentu saja hal yang demikian akan
mempersulit dalam pengontrolan data transaksi dan laporan keuangan. Diperlukan
suatu sistem aplikasi yang bisa membantu mengolah data transaksi beserta laporannya
yang bisa menyajikan informasi yang berguna bagi pihak yang berkepentingan
untuk mengatasi masalah tersebut. Sistem aplikasi yang diperlukan yaitu sistem
informasi akuntansi.
Metode yang digunakan dalam perancangan Sistem Informasi
Akuntansi Untuk UKM ini yaitu dengan dikonsep kan dulu secara diagram, lalu
diaplikasikan ke dalam bahasa pemrograman yang ada. Aplikasi akuntansi ini
mempunyai tiga status pengguna yaitu, pimpinan, data entry dan kasir. Aplikasi
akuntansi ini memberikan informasi laporan keuangan usaha dagang berupa buku
besar, neraca saldo, laba rugi, perubahan modal dan neraca keuangan. Laporan
laba rugi aplikasi ini diluar pajak penghasilan. Kemudian rancangan kode akun,
data pelanggan dan pemasok aplikasi ini tidak dapat dihapus jika sudah pernah
melakukan transaksi.
-
Pendahuluan
Persaingan dalam dunia usaha saat ini semakin ketat.
Perusahaan yang bergerak di bidang usaha dagang semakin banyak, terutama untuk
kelas usaha kecil dan menengah. Data transaksi dan laporan transaksi serta
laporan keuangan yang baik sangat dibutuhkan guna akan memudahkan dalam
pengambilan kebijakan yang sesuai kebutuhan perusahaan saat itu oleh pihak
manajemen. Pengambilan kebijakan yang tepat akan dapat memajukan perusahaan,
dengan demikian perusahaan dapat berkembang. Laporan keuangan yang baik juga
akan memudahkan investor dan calon investor serta pihak manajemen untuk melihat
kinerja perusahaan dalam rentang waktu tertentu dan dapat menilai track record
perusahaan.
Kenyataan yang ada saat ini masih banyak perusahaan kelas
kecil menengah (UKM) yang masih melakukan proses transaksi, pencatatan keuangan
dan pembuatan laporan baik laporan transaksi maupun laporan keuangan perusahaan
secara manual. Yang dimaksud manual disini adalah mengandalkan kertas untuk
pengarsipan data transaksi dan keuangan. Hal ini tidak efektif dan efisien,
selain itu akan mempersulit dalam proses pencarian data transaksi maupun
laporan keuangan. Proses transaksi dan pembuatan laporan secara manual sering
terjadi kesalahan jika datanya sangat banyak sehingga laporan sering kurang
akurat terlebih jika terjadi perubahan format laporan keuangan. Begitu juga
jika staff yang menangani keuangan keluar dari perusahaan dan digantikan oleh
karyawan baru.
Masalah yang sering terjadi untuk kasus ini yaitu
pengendalian persediaan barang yang sulit terkontrol, data pelanggan tidak
dicatat secara rinci sehingga hal-hal yang berkaitan dengan pelanggan sulit
didapat, data hutang yang harus dibayar dan jumlah piutang yang harus ditagih
sulit diketahui serta data pendapatan dan keseluruhan modal tidak ada.
Masalah-masalah yang sering terjadi tersebut
mendorong kita untuk membuat sistem informasi akuntansi
untuk usaha dagang kelas kecil menengah. Keberadaan sistem informasi akuntansi
ini diharapkan dapat membuat pengelolaan transaksi dan keuangan perusahaan
dagang lebih baik dan akurat, serta dapat membantu para pengusaha dan para
pengambil kebijakan perusahaan dalam mengelola keuangan dan mengambil kebijakan
perusahaan dan melihat kinerja perusahaan.
-
Pembahasan
·
Definisi Sistem Informasi
Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu
kumpulan data yang sudah diolah, terintegrasi dan saling melengkapi yang
menghasilkan informasi yang mempunyai nilai atau berguna dalam pengambilan
keputusan.
Sistem informasi akuntansi pada aplikasi ini merupakan
sistem informasi yang memproses data transaksi bisnis sehingga menghasilkan
keluaran berupa informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya.
·
Alat Bantu Perancangan Sistem
Perancangan suatu sistem memerlukan alat bantu untuk
memperoleh hasil yang diharapkan dalam suatu perancangan system, beberapa
alat-alat perancangan sistem yang dibutuhkan seperti :
Diagram Alir Data (Data Flow Diagram-DFD). DFD
memperlihatkan bagaimana aliran informasi dan transformasi data dalam suatu
data informasi. DFD dapat digunakan untuk merancang logika sebuah program atau
rincian
·
pemrosesan data.
ERD (Entity Relationship Diagram)
Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan notasi grafis
dalam pemodelan, ERD digunakan untuk menggambarkan hubungan antar penyimpanan
secara konseptual. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan
antardata. ERD mempunyai notasi atau simbol yang digunakan dalam menggambarkan
ERD.
·
Kebutuhan Sistem
Dalam tahap analisis kebutuhan sistem, sebelum menentukan
kebutuhan sistem perlu melakukan identifikasi masalah. Kasus ini mengambil
contoh sebuah usaha kecil Toko Komputer, dari permasalahan-permasalahan usaha
dagang tersebut dapat diidentifikasi, bahwa penyebab utama yang terjadi adalah
karena pengolahan datanya masih manual yaitu masih mengandalkan kertas dalam
pengarsipan, karenanya dibutuhkan sebuah sistem yaitu
sistem informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi ini pada akhirnya untuk
menampilkan informasi laporan keuangan suatu usaha dagang.
Informasi laporan keuangan yang akan ditampilkan dalam
sistem informasi akuntansi ini yaitu:
BukuBesar
Neraca Saldo
Laporan Laba Rugi
Laporan Perubahan Modal
Neraca
·
Rancangan Sistem Informasi Akuntansi
Perancangan sistem dilakukan dengan beberapa tahap. Tahap
perancangan pertama menentukan rancangan diagram entitas (Diagram E-R) dari
sistem yang merupakan gambaran relasi antar entitas yang ada dalam sistem.
Setelah membuat diagram entitas, kemudian membuat perancangan basis data sistem
termasuk didalamnya adalah proses normalisasi data agar terbentuk basisdata
yang efektif. Kemudian membuat diagram konteks untuk memberikan pandangan /
gambaran umum sistem sebagai suatu proses.
·
Diagram E-R (Entity Relationship)
Diagram E-R pada aplikasi sistem informasi akuntansi ini
ditunjukkan pada Gambar ini :
·
Diagram Konteks
Diagram konteks merupakan diagram yang memperlihatkan
sistem sebagai satu proses. Tujuan diagram konteks adalah untuk memberikan
pandangan umum suatu sistem sebagai suatu proses. Diagram konteks menunjukkan
aliran data yang masuk dan keluar dari sistem dan entitas luar (lingkungannya).
Diagram konteks dalam sistem informasi akuntansi ini dipengaruhi oleh tiga
terminator utama, yaitu pimpinan, kasir, data entry (inventory dan akuntan).
Diagram konteks sistem informasi akuntansi ini seperti pada Gambar ini :
-
Kesimpulan
1. Sistem Informasi Akutansi ini tidak hanya bisa
digunakan untuk usaha komputer tetapi dapat juga digunakan untuk usaha kecil
lain sejenis usaha jasa dan dagang
2. Sistem Informasi Akutansi ini mempunyai hak akses yang
dibedakan menjadi tiga yaitu: Pimpinan yang mempunyai akses penuh, kasir dan
data entry yang mempunyai hak akses terbatas sesuai kepentingan dan status
masing-masing
3. Pengguna dengan status Pimpinan mempunyai hak akses
untuk menambah dan menghapus pengguna serta mengubah status penggguna lainnya,
sedangkan status selain pimpinan hanya dapat merubah passwordnya masing-masing.
4. Sistem Informasi Akutansi ini dapat memberikan
transaksi laporan penjualan dan pembelian





0 komentar:
Posting Komentar